Bisul merupakan salah satu permasalahan kulit yang sering dialami orang. Bisul dapat timbul di bagian tubuh yang berambut dan mudah berkeringat, termasuk di pantat. Ketika mengalaminya, kamu mungkin akan merasa tidak nyaman akibat nyeri dan gatal yang ditimbulkan. Apalagi, area tersebut juga sering bergesekan dengan pakaian.

Bisul di pantat ditandai dengan timbulnya benjolan kemerahan dengan titik berwarna putih di tengahnya. Pantat adalah bagian tubuh yang sering mendapat tekanan, misalnya saat duduk dan berbaring telentang. Oleh karena itu, kemunculan bisul di pantat tentu akan sangat mengganggu sehingga membutuhkan penanganan.

Bisul di pantat umumnya dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, karena muncul di area tersebut, melakukan pengobatan secara mandiri akan membuat bisul sembuh lebih cepat sehingga kamu dapat kembali beraktivitas dengan nyaman.

Penyebab bisul di pantat

Perlu diketahui bahwa bisul merupakan infeksi kulit berisi nanah yang berkembang di sekitar folikel rambut. Bisul bisa muncul di mana saja, tetapi infeksi di pantat paling buat susah, karena membuat tidak bisa duduk.

Bisul juga dikenal sebagai furunkel. Penyebab paling umum benjolan ini adalah bakteri Staphylococcus aureus (S. aureus). Reaksi negatif akibat bakteri ini juga disebut sebagai infeksi staph. Alasan lain yang mungkin menyebabkan bisul adalah beberapa hal berikut:

  • Imun tubuh yang melemah dari kondisi kesehatan lain, seperti diabetes atau kanker
  • Konjungtivitis, eksim, atau asma alergi
  • Mencukur rambut dan iritasi, tekanan,  serta duduk lama yang dapat berkontribusi pada perkembangan bisul di area bokong
  • Goresan, torehan, jerawat, hingga gigitan serangga membuat bakteri mudah masuk lewat folikel rambut. Selanjutnya, infeksi berlangsung dan menyebabkan gejala bisul muncul.

Cara Mengatasi Bisul di Pantat

Untuk mengurangi rasa nyeri akibat bisul di pantat, kamu dapat mengonsumsi obat pereda nyeri yang bisa dibeli secara bebas, seperti paracetamol atau ibuprofen. Selain itu, ada langkah-langkah yang bisa kamu lakukan untuk meringankan rasa nyeri dan mempercepat pemulihan bisul di pantat, yaitu:

  • Untuk mengurangi bengkak dan meredakan rasa sakit, kompres bisul dengan air hangat sekitar 10–20 menit sebanyak 4 kali sehari.
  • Pastikan untuk membersihkan bisul yang pecah dengan air bersih atau sabun anti bakteri hingga semua nanah hilang, lalu keringkan menggunakan kain kasa steril.
  • Oleskan salep antibiotik pada bisul sebanyak 2–3 kali sehari. Setelah itu, tutup bisul dengan kain kasa steril atau plester.
  • Untuk mencegah infeksi pada kulit di sekitar bisul, ganti plester atau kain kasa steril secara rutin.

Sebelum dan sesudah melakukan cara mengatasi bisul di pantat, pastikan untuk selalu mencuci tangan dengan sabun. Jangan pernah mencoba untuk memecahkan bisul sebab akan memperparah infeksi dan menyebarkan bakteri ke bagian tubuh lain, serta dapat menimbulkan bekas luka yang lama hilang.

Pencegahan

Perlu diketahui bahwa bisul bisa menular dari orang lain ataupun dari satu bagian tubuh ke lainnya loh. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan perawatan dan tindakan pencegahan, antara lain:

  • Menghindari kontak kulit dengan penderita bisul atau pembawa bakteri Staphylococcus aureus
  • Cuci tangan secara rutin setiap hari
  • Mandi secara teratur
  • Mencuci semua pakaian, handuk, dan barang-barang pribadi lainnya yang digunakan  dengan air mendidih
  • Hindari berbagi handuk dan barang-barang pribadi dengan orang lain
  • Untuk menghindari infeksi, lindungi dan tutupi semua luka terbuka

 

 

 

 

 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *